Olga Lidya Ogah Buru-Buru Nikah
09/15/08 | Ditulis oleh: Hidayat
"Saya masih single dan memang belum ada pacar. Saya bukan tipe orang yang mencari pasangan karena udah kepentok umur. Saya nggak mau terburu-buru, lagian semua kan butuh penyesuaian dengan keluarga ataupun hidup bersama saya nantinya," ujar dara berusia 31 tahun ini.
Olga yang ditemui di FAN Campus Cisarua Bogor hari Minggu (14/9/1008) kemarin juga menegaskan kalo yang menjadi pertimbangan utamanya adalah agama. Ia memang berharap memperoleh jodoh yang seiman dengan keyakinannya itu.
"Iman memang menjadi pertimbangan saya. Tapi, buat saya, iman merupakan hubungan pribadi dengan Tuhan. Kalau bisa sih, saya ingin punya pasangan yang seiman," jelasnya lagi.
Selain berharap punya pasangan yang seiman, ia juga punya kriteria untuk pasangan hidupnya kelak. “Saya ingin pasangan yang bisa saling mengerti, punya kesibukan yang kalo bisa sama, dan bisa diajak bertukar pikiran," imbuhnya.
Hingga kini Olga memang tidak merasa perlu untuk memasang target kapan harus menikah.
Olga yang ditemui di FAN Campus Cisarua Bogor hari Minggu (14/9/1008) kemarin juga menegaskan kalo yang menjadi pertimbangan utamanya adalah agama. Ia memang berharap memperoleh jodoh yang seiman dengan keyakinannya itu.
"Iman memang menjadi pertimbangan saya. Tapi, buat saya, iman merupakan hubungan pribadi dengan Tuhan. Kalau bisa sih, saya ingin punya pasangan yang seiman," jelasnya lagi.
Selain berharap punya pasangan yang seiman, ia juga punya kriteria untuk pasangan hidupnya kelak. “Saya ingin pasangan yang bisa saling mengerti, punya kesibukan yang kalo bisa sama, dan bisa diajak bertukar pikiran," imbuhnya.
Hingga kini Olga memang tidak merasa perlu untuk memasang target kapan harus menikah.
Kembali | Versi cetak |
Unable to save captcha-image.

Presenter cantik berwajah oriental Olga Lidya, mengaku tidak mau terburu-buru nikah sebelum nemu pasangan hidup yang cocok. Selama ini dia memang belum terlihat dekat dengan lelaki mana pun sebagai pacar, namun hal itu tidak membuatnya merasa terlalu tertekan.